Menutup Sabtu dengan Senar Senja, Enau, Hivi dan Naif

Acara Pensi SMA Dwiwarna Bogor terbungkus manis dalam balutan tema Agawe Santosa

0
118
views
Penampilan Senar Senja pada Festival Dwiwarna 2019 di Bogor Raya Lakeside. Foto : Helvi Eriyanti
  • Artikel Helvi Eriyanti
  • Hari itu Bogor tengah genit-genitnya, membuat saya galau meski tak kacau. Cuaca mendung sedikit membuat bingung, pasalnya hari itu, Sabtu 23 Februari 2019 ada agenda menarik untuk dikunjungi.

    Ancaman hujan sedikit menahan, meski tetap tak mampu menyurutkan langkah saya untuk pergi ke acara Festival Dwi Warna 2019.

    Acara sekelas pensi yang menampilkan Naif sebagai penampil utama di venue Bogor Raya Lakeside, Jl. Danau Bogor Raya, Tanah Baru, Bogor Utara, Kota Bogor, Jawa Barat benar-benar sayang untuk dilewatkan begitu saja.

    Acara pensi garapan anak-anak SMA Dwiwarna Bogor terbungkus manis dalam balutan tema nasionalis “Agawe Santosa”. Tema yang mempunyai arti bahwa kerukunan akan membentuk sebuah kekuatan.

    Baca juga : Tanah, Pacul Pusaka dan Black Metal

    Pilihan tema yang cerdas dengan mengambil filosofi Jawa di era distruption ini cukup mendapat antusias yang sangat baik dari masyarakat umum dan ratusan siswa-siswi SMA Dwiwarna yang memadati venue di Bogor Lakeside tersebut.

    Bagaimana tidak?, Sama seperti saya yang nyempil di antara ratusan yang hadir, semua sangat menantikan penampilan dari pengisi acara yang sangat luar biasa dan sedang digandrungi para remaja.

    Siapa mereka? Yuuupz…ada Naif, Hivi, Enau, Senar Senja, dan band-band juara festival band Dwiwarna turut membuka hangatnya acara Agawe Santosa tersebut.

    Open gate dimulai pukul 15.30 dan saya mulai memasuki venue diiringi dengan rintik hujan sore itu.

    Senar Senja yang semula dijadwalkan tampil pukul 18.20 WIB harus tampil lebih awal, seolah mewakili nama mereka yang dawai senarnya dipetik di kala senja tiba.

    Baca juga : Jionara dan Makna Sebuah Perpisahan

    “Dialog Hujan”, “Menua Berdua”, “Savana”, dan lagu-lagu Senar Senja lainnya dibawakan dengan penuh penghayatan oleh kelompok akustik Jakarta ini.

    Sore itu, mereka ditemani pemain biola yang melengkapi manisnya alunan dawai Senar Senja sampai 40 menit berakhir sekaligus menutup sesi pertama break magrib.

    Atraksi panggung selanjutnya menjadi milik penyanyi Putra Permańa dengan nama panggung Enau.

    Tampil dengan dukungan 5 musisi keren, Enau berhasil membuat suasana berkeringat.

    Baca juga : Filosofi Perjalanan yang Hilang

    Selepas Enau, kelompok pop Hivi! mengambil alih penguasaan panggung dan tuntas menghibur crowd. Berturut-turut mereka melepas lagu-lagu andalan yang sudah cukup familiar untuk kalangan remaja.

    Terakhir, sebagai pemuncak, Naif benar-benar menampilkan tontonan berkualitas. Vokalis David, gitaris Jarwo, Bassist Emil dan pemain drum Pepeng seperti tak habis-habis menebar pancaran sinar keriuhan.

    Sungguh suasana Sabtu yang lengkap. Berjumpa Senar Senja, Enau, Hivi dan Naif untuk kesekian kali. Terimakasih “Agawe Santosa”.

    [Penulis adalah mantan mahasiswi, rutin bermusik dengan bermain bass untuk Band Antartick, Bilqis dan aneka proyek musik lainnya]

    Artikel "Menutup Sabtu dengan Senar Senja, Enau, Hivi dan Naif" merupakan konten kolaborasi dengan HujanMusik!. Konten serupa bisa dilihat di sini

    (Visited 29 times, 1 visits today)
    Please follow and like us:

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here