29 Agustus, Film Superhero Asli Indonesia akan Tayang

0
36
views
Salah satu adegan dalam film Gundala. Foto: The Jakarta Post
  • Artikel M. Fachrezy Zulfikar
  • Film superhero asal Indonesia dipastikan rilis tanggal 29 Agustus 2019 mendatang. Hal ini disampaikan oleh sang sutradara, Joko Anwar, ketika media perilisan poster resmi Gundala.

    "Gundala rilis 29 Agustus 2019. Aku mau ajak semua nonton," kata salah satu aktor, Muzaki Ramdhan.

    Joko menjelaskan, saat ini film tersebut telah memasuki pascaproduksi atau sekitar 95%. Sisanya tinggal mixing suara keseluruhan filmnya.

    Suara yang akan digunakan pada film ini menggunakan teknologi Dolby Atmos. Dolby Atmos adalah teknologi surround sound hingga suara terdengar lebih nyata.

    Proses pengambilan gambar memakan waktu 53 hari di 70 lokasi, yakni Jakarta, Cilegon dan Purwakarta dan melibatkan pemain sebanyak 1.800 orang.

    "Karakter dalam film Gundala banyak, banyak nama aktor yang sudah kalian kenal muncul. Kami enggak mau buka semua supaya nanti pas nonton terbuka sedikit demi sedikit seperti lapisan bawang," kata Joko yang dikutip dari CNN Indonesia.

    Pada poster resmi Gundala, terlihat ada beberapa karakter di bagian atas kanan dan kiri.

    Aktor yang terlihat di poster adalah Ario Bayu, Kelly Tandiono dan Cecep Arif Rahman yang dipastikan berperan sebagai Swara Batin.

    Ia juga menjelaskan tidak ada karakter yang benar-benar jahat atau benar-benar baik dalam Gundala.

    "Kami bikin dalam sebuah jalan cerita yang orang nonton seru tapi ketika pulang ada sesuatu yang mereka simpan. Sesuatu yang mereka simpan itu adalah refleksi dari masyarakat kita sekarang," kata Joko.

    Sisi Lain

    Dibandingkan dengan teaser yang diluncurkan pada bulan April lalu, poster itu menunjukkan versi superhero yang lebih jelas. Joko mengungkapkan bahwa kostum itu dibuat di Los Angeles, Amerika Serikat.

    "Kami membuatnya di perusahaan yang sama [yang menciptakan kostum] untuk Watchmen dan Daredevil," ujar Joko seperti dikutip oleh kompas.com. “Kostumnya sederhana dan cocok untuk semua orang. Kami mendesainnya agar praktis.”

    Abimana Aryasatya, yang berperan sebagai Gundala, terbang ke Los Angeles untuk melakukan pengukuran untuk setelan superhero yang mana prosesnya dilakukan secara digital.

    “Ini merupakan pengalaman baru bagi saya. Semuanya dilakukan secara profesional dengan standar internasional,” kata Abimana dalam sebuah pernyataan resmi.

    Selain itu, poster tersebut menggambarkan karakter lain, termasuk Ario Bayu, Rio Dewanto, Marissa Anita, dan Cecep Arif Rahman.

    Cecep, yang bermain di John Wick: Chapter 3, terlibat dalam film tersebut dalam berbagai sisi, memainkan tokoh antagonis di layar sambil mengambil peran koreografer di belakang layar.

    Joko mengatakan, pembuatan film dilakukan di tiga tempat berbeda, yaitu Jakarta, Kota Banten di Cilegon, dan Kabupaten Purwakarta Jawa Barat.

    "Film ini membutuhkan waktu sekitar dua tahun untuk diproduksi dan merupakan salah satu bagian tersulit yang pernah saya tulis," kata Joko.

    Dia menambahkan bahwa dia menghabiskan sekitar empat bulan untuk membuat naskah, kebanyakan menulis di museum dan kuburan. Dia juga mengatakan bahwa Gundala telah memasuki tahap penyaringan pratinjau.

    Gundala didasarkan pada buku-buku komik superhero Indonesia karya Harya “Hasmi” Suraminata. Joko memutuskan untuk menghormati sumber materi.

    “Karakter Gundala tetap setia pada karya Hasmi, tetapi kepekaannya harus diselaraskan dengan situasi saat ini. Ini lebih membumi dan berdasarkan pada realita," kata Joko.

    [Penulis adalah social media enthusiast]

    Artikel "29 Agustus, Film Superhero Asli Indonesia akan Tayang" merupakan konten kolaborasi dengan Good News From Indonesia. Konten serupa bisa dilihat di sini

    (Visited 11 times, 1 visits today)
    Please follow and like us:
    error

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here