Album Sederhana dan Pencapaian Musik Vikri and My Magic Friend

Untuknya, musik itu tak bisa berbohong, karena nada tidak bisa direkayasa.

0
81
views
Vikri Rasta, seniman komedi tunggal yang mengawali karir dengan musik, ia membuktikannya dengan #albumsederhana . Foto : dok.Vikri and May Magic Friend
  •  Artikel : Anggitane
  • Temaram lampu tengah menyorot dengan irit. Buliran cahaya nyaris tak tampak sebagaimana biasa, kala penampil menunjukkan atraksinya. Bibir panggung pun sedang tak ramai, masih bisa menyimak celotehan absurd pembawa acara diantara dentingan botol beradu gelas.

    Sementara dari arah belakang hanya terdengar gumaman penyuka musik keras yang terdengar parau. Malam itu saya tengah menyaksikan hajatan kolektif new metal Bogor SPRM di kawasan Tajur, Kota Bogor.

    Selain muatan metal utama yang menjadi misi utama, tujuan kedatangan saya dedikasikan untuk menyapa kawan lama yang tengah hangat-hangatnya merilis karya dan konsep pertunjukan. Ia adalah pembawa acara multi talenta yang saya kenal, Vikri Rasta.

    Saya mengenalnya sebagai sosok humoris nan sederhana, jauh sebelum namanya dikenal publik seperti sekarang ini. Langkahnya yang ringan sangat mudah dijumpai dari panggung ke panggung, jejaknya yang selalu ramai sering menjadi peletup kegembiraan.

    Saya dan Vikri berkenalan karena musik yang memiliki akar Jamaika. Kiprahnya sering muncul sebagai individu multi talenta. Kadang memandu acara, kadang mengisi segmen ragga pada beberapa band yang tampil, termasuk band ska saya.

    Manusia satu itu rasanya memang ditakdirkan untuk lahir sebagai seorang penghibur. Setiap perjumpaan tak ada yang tak melepas senyum bahkan gelak tawa.

    Baca juga : Merayakan Rilisan di Pasar Rekam

    Bagitulah sosok Vikri Rahmat, seniman bertalenta yang tumbuh di Bogor. Ia kemudian banyak melepaskan jejak kreatif ke-senimanan-nya sebagai penggiat seni peran, pembawa acara, pemusik, host TV hingga ditahbiskan sebagai seorang komika kenamaan.

    Tak ada keraguan untuk semua pertanggung jawaban karya yang disuarakan seniman yang mengawali karir dunia broadcasting dari kru lighting itu.

    Lantas, pintasan waktu mempertemukan kami kembali kepada musik. Vikri tak pernah putus menyuarakan keresahannya dengan musik. Sejak merasakan panggung musik pertama saat kelas tiga di Sekolah Menengah Pertama, musik menjadi jalan seni yang ditempuhnya dengan berbagai cara, tak terpaku pada jenis musik atau genre tertentu.

    Mulai dari pergumulan Jamaican sound yang memberinya label rasta dibelakang namanya, berlanjut tampil secara Rock n Roll bersama Rocker Kasarunk, hingga bersolo karir dan wara-wiri bersama Vikri and My Magic Friend.

    Bermula pada Oktober 2017, Vikri mengunggah kabar rilisan proyek musiknya secara eksklusif untuk gelaran Ngacapruk #2 yang diampunya bersama kolega. Special show yang berisi sesi pertunjukan yang memajang stand up comedy dan penampilan musik.

    Di sini Vikri tak tampil sendirian, ia melibatkan lokal hero setempat dimana lokasi show diadakan, juga beberapa penampil nasional yang mendukung Ngacapruk. Kabarnya sesi ini sudah menapaki pertunjukan keempat.

    Baca juga : Celotehan Skastra Tentang Sosial Media Melalui Linimasa

    Dari sanalah saya mendapati cerita seputar album solo Vikri yang dikemas dengan nama project Vikri and My Magic Friend. Sebuah album penuh yang bertajuk #albumsederhana yang kental dengan nuansa alternative, folk dan tak jarang menyematkan reggae.

    Proyek musik yang dijalaninya sejak 2010 dan mulai merekam setahun kemudian. Hingga tahun 2016 album ini diperkenalkan secara luas.

    Bagi seorang Vikri, konsisten dan tekun bermusik dengan Vikri and My Magic Friend adalah sebuah pencapaian. Awal dan ujung dari semua usaha berkesenian yang dijalaninya adalah musik. Tak heran jika ia melakukannya dengan segenap kesungguhan.

    Untuknya, musik itu tak bisa berbohong, karena nada tidak bisa direkayasa. Muatan kejujuran yang menunjukan kedalaman rasa, mengarahkan ia untuk tetap sujud syukur dan mengingat penciptanya. Sebagaimana ungkapan yang coba saya petikkan dari unggahan instagram @vikrirasta.

    10 tahun lebih gue berjuang di musik untuk bisa menuangkan makna dari setiap nada dan lirik yang gue ciptakan agar bisa menjadi sesuatu yang baik untuk semua orang yang mengapresiasikan karya gue. 10 tahun lebih musik menjadi teman sejati dan salah satu pembimbing hidup gue setalah Agama dan orang tua,” tulis Vikri.

    Langkah kesungguhan yang ia tunjukkan dengan CD album dengan cover fotokopi-an. CD album yang dilepas dengan tidak memiliki patokan harga per-keping, alasannya sederhana, ingin membudayakan bagaimana cara untuk menghargai sebuah karya.

    Hingga membenamkannya dengan konsep boxset yang tak hanya CD saja, disana ada t-shirt, bucket hat dan juga pin. Sebuah bukti perjalanan musik independen sejak mencipta karya sendiri, membentuk album fisik dan mengedarkannya sendiri dengan modal jaringan perkawanan.

    Itulah kenapa proyek ini menyematkan nama “My Magic Friend”, ada peran ketulusan dari persekawanan yang membantu album ini terwujud. Termasuk penikmat musiknya.

    Baca juga : Jionara dan Makna Sebuah Perpisahan

    Awal Agustus 2018 lalu saya mendapati video musik “Langkah” Vikri and My Magic Friend di kanal Youtube. Video musik perkenalan Vikri bersama Sinema Pinggiran yang mengedepankan kisah hidup melalui kedalaman lirik yang disampaikan. Tentang belajar jatuh untuk tidak menjatuhkan, sekaligus menjalani proses dengan keikhlasan.

    Berlanjut di awal 2019 lalu, giliran single “Cinta” disebar Vikri untuk memperdalam pesan kehidupan. Single ini merupakan nomor ketiga dari #albumsederhana yang bertutur tentang indahnya kehidupan jika segala hal yang kita lakukan dan kita dapatkan berdasarkan sebuah cinta.

    “Kata cinta pada lagu ini memberikan pemahaman bahwa sebenarnya cinta memiliki makna yang sangat luas. Dan cinta adalah sebuah dasar untuk menjalani kehidupan,” terangnya.

    Album bertajuk #albumsederhana bermaterikan 10 lagu dalam kemasan CD tunggal dan boxset seperti yang telah disebutkan. Boxset menjadi karya berani yang mengapresiasi dan menjadi garasi produk rekan seperjuangan yang dirilis per 100pcs. Setiap rilis boxset isinya akan berubah-ubah.

    Pada sebuah tayangan di kanal Youtube Vikri Rahmat tanggal 18 Januari 2019 lalu, Vikri and My Magic Friend telah diikrarkan untuk jalan terus dengan produksi album kedua, ketiga, keempat dan seterusnya. Seturut special show yang juga diusahakan diadakan dan dijalankan.

    Baca juga : Petikan Abadi Seorang Ari

    Begitulah, Vikri and My Magic Friend pada akhirnya mengajarkan sebuah kesederhanaan semangat. Tentang perjalanan dan kebanggaan sebuah karya. Jangan biarkan karya mengendap jika bisa dikeluarkan.

    Saya pun sepakat dengan itu. Sebuah karya dengan segenap cipta, rasa dan karsa, sayang kalau hanya jadi wacana.

    [penulis adalah petani serabutan dan berdagang di @tanigadungan]

    Artikel "Album Sederhana dan Pencapaian Musik Vikri and My Magic Friend" merupakan konten kolaborasi dengan HujanMusik!. Konten serupa bisa dilihat di sini

    (Visited 15 times, 1 visits today)
    Please follow and like us:
    error

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here