“Angin dan Mentari”, Kolaborasi Pop Syaharani dan Ticco Laksana

Melalui single baru ini Rani berharap bisa memberikan kedamaian untuk semesta

0
33
views
Syaharani dan Ticco Laksana. Kolaborasi mereka bisa disimak lewat single “Angin dan Mentari”. Foto : Queenfireworks Management.
  • Artikel Rizza Hujan
  • Hidup selalu tentang pengalaman yang terangkum dalam sekelumit cerita bersama orang-orang terdekat.

    Siapapun manusianya, apapun statusnya, sehebat apapun kekuatannya pasti membutuhkan teman dekat untuk berbagi rasa tentang segala hal dan peristiwa.

    Perjalanan kecil yang dilewati bersama rekan sehati akan selalu tersimpan rapi dalam rak ingatan.

    Baca juga : Tentang 90HP, Kabar Dari Hujan, dan Cara Menikmati Renjana

    Rupanya, pengalaman yang sama dirasakan pula oleh Syaharani, wanita yang dikenal sebagai ratu jazz Indonesia.

    Rani (sapaan akrabnya) baru saja mengeluarkan single teranyar yang bertemakan sepotong cerita perjalanan kecil bersama sahabat.

    Materi ini digarapnya bersama Ticco Laksana, musisi merangkap produser kepercayaan Rani.

    Sudah lumrah kalau Syaharani dikenal sebagai biduanita dengan daya eksplorasi cukup tinggi.

    Pada tahun 2002 silam, Rani pernah keluar dari bakat alaminya sebagai penyanyi jazz dengan merambah pop, triphop, dan bahkan psikedelik lewat album “Magma”.

    Kini, keberanian tersebut diulanginya lagi melalui single berjudul “Angin dan Mentari”.

    Baca juga : Ambarila Tampilkan Musik Bercerita di Java Jazz 2019

    Jika disimak dengan saksama, petikan gitar Ticco Laksana dalam “Angin dan Mentari” kental dengan nuansa pop atau mungkin folk.

    Aransemen sederhana hasil olahan Ticco berpadu dengan lirik mengawang tapi tak hilang arah yang kemudian disuarakan dengan lugas melalui vokal khas Syaharani akan selalu terngiang di telinga dan tinggal dalam ingatan.

    Sebuah komposisi yang cocok didengarkan saat menjalani petualangan di hari yang cerah atau ketika berbincang ringan bersama sejawat yang diselingi minum kopi.

    Mungkin alasan itu pula yang membuat Rani dan Ticco menyebut proses produksi single ini sebagai sebuah piknik.

    Lagu “Angin dan Mentari” hadir dari sebuah kenangan baik yang tidak terlupakan.

    Pengejawantahan ekspresi masa lalu yang diramu dengan manis juga ringan.

    Tentu tidak semua perjalanan berkesan dan tidak semua kesan akan tersimpan, tapi setiap orang pasti mengalami momen seperti ini dalam kehidupan.

    Baca juga : Meniti Jalan Pulang Senin Malam

    Melalui single baru ini Rani berharap bisa memberikan kedamaian untuk semesta.

    Saya harus mengamini itu karena “Angin dan Mentari” seolah mengingatkan saya bahwa kebahagiaan ada saat dibagi dengan orang lain.

    Caranya pun tidak perlu dengan menaiki jet pribadi atau kapal pesiar, cukup dengan bersambung rasa dan saling bertemu logika.

    Efek yang mewah, bukan?. Tetapi kenapa reka-lagu-lirik-musik Rani dan Ticco ini berdeda dengan proyek masing-masing sebelumnya? Tentu saja masalah energi gabungan yang bersenyawa.

    Itulah salah satu sumber, mengapa perbedaan bisa muncul dan warna-warni menjadi semarak.

    Buat saya, wanita cerdas dengan kemampuan teknik mumpuni adalah syarat mutlak menjadi seksi, dan semua itu dimiliki Saira Syaharani Ibrahim.

    Saya selalu merasa sosok wanita kelahiran 27 Juli ini punya daya tarik yang begitu tinggi, sesekali berteman dengan sensasi.

    Mungkin karena namanya merupakan jaminan satu karya berkualitas atau timbre suaranya yang menstimulus timbulnya pikiran itu.

    Mentari selalu memberikan kehangatan melalui sinarnya, dan angin akan menawarkan kesejukan dengan tiupannya hingga manusia bisa menikmati momen dengan tersenyum di bawah naungan langit biru.

    Baca juga : Merayakan Rilisan di Pasar Rekam

    Sensasi itulah yang akan didapat dari menikmati hasil kolaborasi seksi Syaharani dan Ticco Laksana.

    Sudah hadir di berbagai perangkat digital seperti iTunes, Spotify, Joox, dan lainnya, single “Angin dan Mentari” bisa dinikmati segala usia, segala waktu, dan segala suasana.

    Coba saja kalau tidak percaya.

    [penulis adalah pengajar Sekolah Menengah Kejuruan di Bogor]

    Artikel "“Angin dan Mentari”, Kolaborasi Pop Syaharani dan Ticco Laksana" merupakan konten kolaborasi dengan HujanMusik!. Konten serupa bisa dilihat di sini

    (Visited 10 times, 1 visits today)
    Please follow and like us:
    error

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here