Upaya Digitalisasi Pelabuhan Indonesia

Dengan digitalisasi pelabuhan, pelayaran bisa langsung mendapatkan akses informasi terkait pergerakan kegiatan, dan biaya-biaya kapal setiap saat secara cepat dan akurat

0
98
views
Ilustrasi industri 4.0. Sumber gambar: GNFI
  • Artikel Rejive Dewangga
  • Industri transportasi, logistik, pelayaran, dan pelabuhan bakal mengubah tradisional ke arah digitalisasi guna memasuki era 4.0, karena hampir semua layanan di era tersebut lebih banyak dilakukan menggunakan digital.

    Semua aktivitas di sektor transportasi dan logistik, serta kepelabuhanan dituntut sudah mulai beralih ke sistem otomatisasi, teknologi Artificial Intelligence (AI), dan Internet of Things (IoT).

    Industri 4.0 adalah nama tren otomasi dan pertukaran data terkini dalam teknologi pabrik. Istilah ini mencakup sistem siber-fisik, internet of things, komputasi awan, dan komputasi kognitif.

    Doso Agung juga menjelaskan jika Industri 4.0 diimplementasikan di Pelabuhan maka dapat menurunkan biaya logistik dan meningkatkan daya saing produk nasional.

    Baca juga : Untuk Presiden 2019-2024: Mem-Branding Indonesia

    Bahkan, PT Pelindo sudah menyiapkan dana hingga triliunan rupiah, hanya untuk menyiapkan berbagai aplikasi digital tersebut. Hal itu dilakukan semata untuk memudahkan layanan bagi para pengguna jasanya, membuat pengguna jasa merasa nyaman, aman, dan transparan.

    Saat ini Pelindo III di bawah kepemimpinan Doso Agung telah melakukan upaya-upaya baru guna mendukung proses digitalisasi dan otomatisasi di sektor pelabuhan, antara lain seperti menerapkan pelayanan pengiriman pesan secara elektronik (Delivery Order Online/DO Online) barang impor di seluruh terminal peti kemas yang dikelolanya.

    Pelindo III turut berkontribusi besar dalam menghadapi era Revolusi Industri 4.0, terutama dari sisi digitalisasi di sejumlah pelabuhannya. Bahkan sistem Home Terminal pun mereka tawarkan untuk memudahkan para pengguna jasanya.

    Dengan digitalisasi pelabuhan, pelayaran bisa langsung mendapatkan akses informasi terkait pergerakan kegiatan, dan biaya-biaya kapal setiap saat secara cepat dan akurat.

    “Yang penting yang kami harapkan, layanan digital di pelabuhan ini akan mendorong terjadinya efisiensi biaya dan waktu pelayanan kapal,” ujar praktisi pelayaran, Carmelita Hartoto.

    Baca juga : Sineas Indonesia Berkarya di International Student Short Film Festival 2019

    Memang, dengan sistem digital tersebut, layanan di pelabuhan menjadi cepat, mudah, dan transparan. Misalnya, untuk layanan penyandaran kapal, layanan pemanduan-penundaan, sudah menggunakan digital, sehingga pelayaran dapat memantau semuanya.

    Platform edukasi teknologi, Edukasi 4.0 juga turut membantu pemerintah dalam mengembangkan SDM guna menghadapi era Industri 4.0. Melalui metode pembelajaran daring dan praktek langsung, Edukasi 4.0 menyediakan berbagai macam materi pembelajaran terutama di sektor teknologi industri 4.0.

    "Kompetensi SDM merupakan salah satu faktor kunci penting yang harus digalakkan pemerintah guna mendukung penerapan teknologi di era Industri 4.0," ujar Rejive Dewangga selaku CEO dari Edukasi 4.0.

    [Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI]

    [Penulis adalah CEO & Founder Edukasi 4.0 / Digital Marketer / Mentor. Website: edukasiempatnol.com .]

    Artikel "Upaya Digitalisasi Pelabuhan Indonesia" merupakan konten kolaborasi dengan Good News From Indonesia. Konten serupa bisa dilihat di sini

    (Visited 24 times, 1 visits today)
    Please follow and like us:
    error

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here